RSS

Sushi Tei, oishii (y)(y)

08 Jun

Sebenernya ini trip kuliner yang udah lama, tanggal 09 maret 2012 *liat album foto*. Memenuhi janji kepada teman saya, Ayunina. :D

Hari itu lagi gidam sushi, saya ajaklah teman saya ke Sushi Tei. Di Bandung sushi dari yang harga mahal sampe harga kaki lima emang banyak. Sejauh ini udah nyobain 3 tempat sushi, tapi Sushi Tei tetap #1. Yang lainnya jadi pilihan terakhir kalo ngidam sushi pas lagi bokek -____-

Ini kali pertama teman saya ke Sushi Tei, saya ajak ke Tei yang di Jl. Sukawangi. Lokasinya di Flamboyant-Season Building. Nggak pake lama, alhamdulillah langsung dapat tempat, biasanya wl. Mungkin pas lunch hour juga ya hahhaha.

Seperti biasa, duduk-dikasih menu-mikir2 dulu-panggil pelayan-order menu. Nah itu diaaa, karena trip kuliner yang sudah lama dan saya yang pikun jadi lupa apa saja nama menu yang dipesan. Cekidot aja foto2nya~

main course

main course tei kami

Ayunina

berasa di surga~

Lapaaaar!

Tumben2nya, orderan kami lama sekali datangnya. Sebelumnya selalu cepat. Btw, dari main course, total 6 menu kami pesan. Saya: salmon (piring pink), inari (piring putih), salmon crispy aburi (piring hitam kotak). Teman: inari+tuna+rumput laut (piring pink), belut (piring hitam bundar), crab (piring biru). Untuk minumnya kami ambil ocha, free dan refill sepuasnya😀

Alhamdulillah semua menu saya tidak mengecewakan, teman juga puas katanya. Dari menu yang punya teman, saya paling suka inari+tuna+rumput lautnya. 2 inari yang fillingnya ada tuna dan rumput laut yang sama2 banyak. Memang Tei ini porsinya nggak pernah pelit🙂

Tadinya mau stop saja, tapi apa daya ini mulut masih pengen ngunyah. Akhirnya minta menu dessert ke pelayannya dan langsung order dessert favorit saya, daigakuimo. Teman saya order kuri azuki monaka. Akhirnya datanglah si penutup makanan kami~

Daigakuimo

Daigakuimo

Kuri Azuki Monaka

Kuri Azuki Monaka

the dessert

itadakimasuuuu~

Daigakuimo itu ubi goreng yang dikasih topping caramel dan wijen, disajikan panas. Kalo kuri azuki monaka itu es krim wafer yang ada filling kacang merahnya, simplenya red bean wafer ice cream, disajikan dingin. Dessert teman saya datang duluan karena memang nggak dibuat, langsung ambil dari freezernya mereka saja. Kalo yang saya kan dibuat dulu.

Untuk dessert tei, saya hampir sudah coba semua yang jadi rekomendasi pelayannya *songong*, tapi favorit tetaplah Daigakuimo, si ubi goreng. Dasar mulut deso, ujung2nya ubi goreng lagi -_______- Teman2 saya sering ngeledek saya tiap saya order menu ini, katanya “kalo ubi mah bisa dibeli di tukang gorengan, nooy”. Emang bener sih, tapi si ubi gorengnya tei ini beda. Nggak berminyak, luarnya kriuk, dalamnya lembut dan yang pasti caramelnya, yuuum!

Akhirnya mulut sudah bisa distop, langsung panggil pelayan-minta bill-bayar-pulang. Kerakusan membuat bokek! ini buktinya:

the bill

bangkrut😥

Lain kali kalo mau ke tei, jangan bawa perut kosong hahahha.

Overall review:

  • rasa: 5/5 (OISHII!)
  • porsi: 4/5 (cukup banyak untuk tiap porsinya)
  • tempat: 5/5 (luas + bersih)
  • pelayanan: 3/5 (ramah tapi makanannya lama datang :()
  • harga: 2/5 (cukup mahal krn ada tax 15,5%)
 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 8, 2012 in Bandung, Japan, Kuliner

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

2 responses to “Sushi Tei, oishii (y)(y)

  1. noi noy

    Juni 17, 2012 at 3:21 pm

    makasih nin udah dibikin reviewnya :*

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: