RSS

Steak Nakal yang Pedas

23 Okt

*INTRO
Masih bersama saya dengan Puma, setelah jajan dan nongkrong di sekitaran Gedung Sate, kami beralih ke Dipati Ukur dengan tempat tujuannya yaitu Steak Ranjang.

*PLACE + SERVICE + MENU
Steak Ranjang lokasinya di Dipati Ukur tepatnya di seberang gerbang depan kampus Unpad. Tempatnya hanya berupa tenda warna merah dengan gambar cewek nakal yang pegang sepiring steak. Tendanya paling ngejreng deh dibanding tenda lain di Dipati Ukur. Waktu itu kami kesana pas maghrib, dan ternyata penuuuh. Untunglah masih bersisa dua kursi langsung deh kami tempatin.

Pas duduk langsung dikasih menu sama kertas buat nulis orderannya. Ebuseeet nama steaknya juga nakal2 ternyata. Ada Sirloin Telanjang Panas, Sirloin Telanjang Binal, Sirloin Selimut Bantal, Tenderloin Selimut Binal, Tenderloin Telanjang Bebas, dll. Trus disini juga ada level pedasnya, nah kalo ini mah saya suka. Ada level PDKT, HTS, TTM sampe Plus-Plus wkwkwkkwk. Untuk pilihan saus steaknya ada barbeque, brown, dan blackpapper. Yang nggak mau steak, disini juga ada nasi, katsu, dan spaghetti. Pilihan minumannya dari air mineral sampai cappuchino. Soal harga, tenang aja, harganya murah beuuuuud *m3nc0b4 4l4y*. Pokoknya harganya terjangkau sama anak kosan deh wkwkwkwk.

Back to story… Karena Puma nggak mau makan steak, jadinya saya doang yang order -______- Saya order Tenderloin Selimut Binal level TTM dengan saus barbeque dan air mineral gelas. Maksud dari kata selimut itu adalah tepung, jadi tenderloin yang diberi tepung gitulooh *ngikutin gaya someone*. Nah kalo yang binal tuh tanpa tepung.

*FOOD + TASTE
Nggak nyampe 10 menit, orderan saya datang. Jeng jeng jeeeeeng~

Tenderloin Selimut Binal level TTM (Rp 16k)

Tenderloin Selimut Binal level TTM (Rp 16k)

Sepaket steak saya ini terdiri dari 3 tenderloin tepung, french fries, sayuran pelengkap, dan tentunya saus barbeque yang pedeeees. Steaknya rasanya enak dan crunchy dari kulit tepungnya trus sausnya ipedes tapi belum bisa dibilang pedes banget *kayaknya harus nyoba yang plus-plus*. Overall enaklah, nggak kalah sama steak2 harga menengah (rate: 4/5).

*PRICE
Kelar makan langsung ke kasir, sebut atas nama siapa, ntar dihitung deh. Total ‘nyetik’ saya hanya Rp 16.500, dengan rincian sbb:

  • Tenderloin Selimut Binal : Rp 16.000
  • Air Mineral Gelas : Rp 500

Murah beuuuud kan? wkwkwkkwk. Pokoknya 1st time kesini puas deh. Next time kesana lagi mau jajal spaghettinya, soalnya menu satu itu cepet abisnya.

Overall, Steak Ranjang:
(+) harga murah, porsi banyak
(+) rasa enak, ada level pedasnya
(+) pelayanan cepat
(+) nama menunya unik
(-) tempat tenda, banyak pengamen
(-) selalu penuh
(-) bukanya sore

*CONCLUSION: Come again? Yes.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 23, 2012 in Bandung, Kuliner

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: