RSS

Makan Siang di Puncrut

20 Nov

*INTRO
Tanggal 11 Oktober 2012, pulang dari konsul gigi dan riau junction, saya menuju ke kosan si Ui. Doi lagi galau pengen ditemenin dari beberapa hari sebelumnya. Udah bertemu, akhirnya kami memutuskan capcus ke Puncrut untuk makan siang. Lets go!

*PLACE + SERVICE + MENU
Ada yang merasa asing dengan nama Puncrut? Ituloooh Punclut. Orang2 sekarang kebanyakan nyebutnya Punclut, padahal namanya Puncrut *apa pada cadel yah* wkwkwk. Puncrut ini salah satu kawasan dataran tinggi di Bandung. Menuju Puncrut bisa ditembus lewat Dago Atas atau Ciumbuleuit. Kali ini saya dan Ui lewat tembus ke Puncrutnya dari Dago Atas, gokil bangetlah jalannya. Yang mesinnya kendaraannya nggak kuat jangan berani lewat sini deh, jalanannya sepi soalnya kalo tiba2 kendaraannya nggak bisa nanjak -________-

Alhamdulillah kami bisa melalui ‘beberapa’ tanjakan itu. Nggak pake lama langsung menuju Rumah Makan Wangi. Arah ke rumah makan ini kalo dari Puncrut tuh ambil jalur kiri, rumah makan pertama, nyampe deh. Ini ketiga kalinya saya kesini, dulu waktu jaman kuliah rame2 kesini via Ciumbuleuit tapinya.

Tempatnya cukup luas dan lesehan tentunya. Paling seneng duduk yang di bagian tengah, nggak tau kenapa hehehehe. Menu rumah makan ini sama dengan semua rumah makan di Puncrut umumnya, masakan sunda. Tapi tapi tapi yang juara disini tuh sambalnya, sambal terasi yang dibikin ngedadak dan pedeeeeeeeeeeeees banget banget banget tapi enaaaaaaaaak banget banget banget.

Disini layaknya rumah makan sunda, kita tinggal pilih lauknya trus ntar digorengin sama tetehnya. Untuk nasinya disini pake nasi merah, my favourite rice! Nasinya bisa pilih yang bakulan atau yang piringan. Untuk minumnya ntar dikasih air teh atau air putih gretong. Kalo mau minuman botol juga ada disediakan di freezer ataupun es kelapa muda juga boyeee.

Kami pesan 1 ikan mujaer goreng, 1 peda, 1 ayam bakar, 2 perkedel, 2 tempe bakar, sebungkus kerupuk, sambal lalap, sebakul nasi, dan 1 es kelapa muda. Ini cuman makan berdua loooh, dan jangan salah yaaah si Ui yang pesan paling banyak disini. Laper mata doi wkwkwkwk.

Karena dibuat ngedadak, jadi cukup lama nunggu makanannya, ada 20 menitan kali. Walaupun masih siang, tapi yang datang kesini cukup banyak, belain banget yah makan di Puncrut *kayak yang kamu nggak aja noooy*. Btw, pemandangan Bandung dari Puncrut di siang hari so so, tapi lumayan sih liat yang ijo-ijo jadi seger matanya.

Pemandangan Bandung dari Puncrut di Siang Hari

Pemandangan Bandung dari Puncrut di Siang Hari

*FOOD
Akhirnyaaa makanan kami datang, udah lapaaaaaaar nih teeh~

Makan siang kami~

Makan siang kami~

Es Kelapa Muda (Rp 7.500)

Es Kelapa Muda (Rp 7.500)

*TASTE

  • Ikan mujaer : punyanya si Ui, ikannya digoreng. Ukuran ikannya kecil untuk ukuran mujaer tapi garing banget digorengnya, dagingnya juga dikit (rate: 2/5).
  • Peda : punya si Ui juga, pedanya digoreng. Ukurannya cukup besar, digoreng juga, asin. Saya mah nggakdoyan peda, kalo kata si Ui sih enyak (rate: 3/5).
  • Ayam bakar : punya saya nih. Ayamnya dibakar, pilih yang dadanya. Dagingnya banyak, ayamnya juga cukup besar. Bumbu bakarnya meresap, enak deh! (rate: 5/5)
  • Perkedel : perkedel kami berdua. Perkedelnya cukup tebal tapi nggak ada rasanya (rate: 2/5).
  • Tempe bakar : tempe kami berdua, tempenya dibakar pake bumbu kecap, panas2 enyak  (rate: 5/5).
  • Nasi merah : nasi merahnya disajikan masih hangat, sebakul dan sehat pula hohoho (rate: 5/5).
  • Sambal lalap : lalapnya sih nggak fresh yah tapi tapi tapi sambal terasinya mantaaaap pedeeees banget dan enaaaak bangeeeet. Nggak heran nafsu makan meningkat dah (rate: 5/5).
  • Kerupuk : punyanya si Ui, standar kerupuk acilah yah (no rate, standar).
  • Es kelapa muda : es batunya dipisah dalam gelas. Daging kelapanya pas kematangannya nih, suegeeeer deh minum ini (rate: 5/5).

*PRICE
Total makan siang kami Rp 62.500, dengan rincian sbb *nyontek bill*:

  • 1 Ikan mujaer : Rp 15.000
  • 1 peda : Rp 5.000
  • 1 ayam bakar : Rp 10.000
  • 2 perkedel : Rp 2.000
  • 2 tempe bakar : Rp 2.000
  • Nasi sebakul : Rp 12.000
  • Sambal lalap : Rp 5.000
  • Sebungkus kerupuk : Rp 4.000
  • Es kelapa muda : Rp 7.500

Mahal yah booo. Yasudahlah, toh makanan saya mah ‘normal2’ harganya, yang si Ui aja yang abnormal wkwkwkwk. Kelar bayar langsung turun gunung, tembus ke Dago lagi wkwkkwwk.

Overall, Rumah Makan Wangi Puncrut:
(+) Rasa enak dan sehat tentunya
(+) Udara Puncrut yang dingin dan segar
(-) Penyajian makanan lama karena dimasak ngedadak
(-) Harga cukup mahal

*CONCLUSION: Come again? Yes.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 20, 2012 in Bandung, Kuliner

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: