RSS

3rd Dinner w/ Him @ Rumah Makan Pondok Kapau

09 Des

*INTRO
Masih di tanggal 08 November 2012. Setelah makan siang di Kehidupan, saya dan dia kembali ke Tubagus dan keliling Cikutra. Malamnya, kami cari makan malam sebelum dia kembali ke Jakarta. Cari aman, kami makan di Rumah Makan Pondok Kapau yang posisinya nggak jauh dari travel dia.

*PLACE + MENU + SERVICE
Pondok Kapau alamatnya di Jl. Dipati Ukur (DU) no. 100 Bandung. Posisinya nggak jauh dari belokan Simpang Dago menuju DU. Pasti udah pada taulah yah kalo ini tuh rumah makan Padang. Ini pertama kalinya saya kesini, kalo dia udah pernah kesini. Tempatnya cukup besar, waktu kami kesana lumayan rame sama anak2 kosan *ketauan banget yah muka anak kosan*. Oh iya, di papan nama Pondok Kapau dituliskan bahwa buka 24 jam dan free wifi & faksimile, wah hebat juga yah. Sayang waktu itu lagi laper jadi males nge wifi *songoong*.

Layaknya rumah makan Padang, kita pilih sendiri makanan kita-> duduk -> makan -> bayar. Karena sudah malam jadi pilihan makanannya nggak banyak. Akhirnya saya pilih ayam goreng, tempe goreng, sambal, dan sayur nangka. Sedangkan dia makan dengan sayur nangka dan sambal saja *karena dia bilang tempe dan tahunya digoreng pakai minyak bekas goreng telur*. Saya jadi sedih deh lihat dia cuman makan itu😦

Pas duduk, seperti biasa di meja sudah disediakan segelas air putih dan kobokan. Yah memang aslinya kalo makan masakan Padang itu harusnya pakai tangan, dia sih gitu tapi saya mah pakai sendok garpu😛

*FOOD + TASTE

Nasi padang saya

Nasinya masih hangat tapi lauk dan sayurnya dingin. Ayam gorengnya selain dingin, keras banget dan ada bau telurnya. Tempenya dingin dan bau telur juga. Sayur nangkanya selain dingin, rasanya asin banget dan santannya kental banget. Sambalnya juga asin dan dingin. Total mengecewakan, saya nggak menghabiskan makanan saya walaupun perut lapar (rate :1/5).

*PRICE
Karena lapar banget, jadinya dia minta tambah nasi seporsi dengan sayur nangkanya lagi ke pegawainya. Saya malah merasa bersalah karena nggak ngehabisin makanan saya, tapi mau gimana lagi… Selesai dia makan, dia ke kasir untuk bayar. Total makan malam kami ini Rp 27k, lumayan mahal juga yah. Yah perkiraan sih makanan saya kurang dari Rp 20k.

Kelar bayar kami menuju Cititrans untuk mengantarkan dia pulang. Sedih deh karena dia datang ke Bandung nggak pake acara nginep, pp cuman buat ngelihat saya. Thanks for coming, i love you dear (˘⌣˘)ε˘`)

Overall, Rumah Makan Pondok Kapau:
(+) Pelayanan bagus
(-) Tempat besar tapi kurang pencahayaan
(-) Makanannya dingin dan kurang enak
(-) Harga cukup mahal

*CONCLUSION: Come again? No.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2012 in Bandung, Kuliner

 

Tag: , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: