RSS

4th Lunch w/ Him @ Kehidupan tidak pernah berakhir

09 Des

*INTRO
Tanggal 08 November 2012 dia datang ke Bandung *ngedadak banget dong* dan baru kasih tau pas saya lagi nge gym -_______- Bete sih, tapi seneng juga. Kelar nge gym, dijemput dia di rumah bwt lunch bareng. Tadinya pengen sushi, tapi akhirnya pilihan jatuh ke Kehidupan tidak pernah berakhir.

*PLACE
Yap Kehidupan tidak pernah berakhir itu beneran nama restoran! Haiiish galau banget namanya ya hahhaha. Pas pertama denger namanya saya kira itu nama tempat mlm gitu -_______- Istimewanya si Kehidupan ini bukan resto biasa, tapi resto vegetarian! Yippie, akhirnya kuliner vegetarian lagi~

Resto Kehidupan alamatnya di Jl. Pajajaran no. 63 Bandung. Patokannya masih sejajaran sama KFC dan martabak brownies. Ini pertama kalinya saya dan dia ke tempat ini. Kami menggunakan taxi dan seperti biasa drivernya nggak tahu, akhirnya googling2 dan dapat pencerahan lokasi restonya dan sampailah kami disini!

Exterior Kehidupan

Beuuuuh exterior restonya rame bangeeeet, selain nama restonya yang besar juga banyak billboard dengan tulisan dan warna yang mencolok. Turun dari taxi, mari masuk ke dalam restonya~ Pas masuk kita akan disambut oleh pegawai resto yang menawarkan oleh-oleh Kehidupan yaitu kerupuk rumput laut yang diklaim sehat.

Counter Oleh-Oleh Kehidupan

Karena lagi pengen makan berat, kami lewatkan oleh-oleh Kehidupannya dan diberikan brosur tentang resto Kehidupan yang isinya mengenai informasi harga makan di resto yaitu Nasi + 4 Sayur = Rp 6k, wah murah. Terus juga ada info alamat, jam buka resto, sampai peta menuju resto, sadaaap!

Brosur Kehidupan

Oh iya, di depan counter oleh-oleh ada satu alat yang cukup menarik nih. Yup, timbangan badan digital. Saya spontan langsung minta dia cek berat badannya, udah ketahuan hasilnya, saya capcus hahahha😛 Menuju ke resto ini cukup panjang yah karena banyaaaaak sekali benda2 yang akan menarik perhatian kita sebelum makan, diantaranya ada standing tv, poster, foto, quotes, sampai wall of fame dari tokoh2 terkenal yang vegetarian. Hmmm resto ini bener2 niat banget yah, mengajak kita secara tidak langsung untuk menjadi seorang vegetarian.

*MENU + SERVICE + PRICE
Akhirnyaaa sampailah kami di tempat makannya. Tempatnya luas, kursi dan mejanya pun banyak. Interior resto didominasi dengan warna putih dan biru dengan penataan cahaya lampu yang cerah. Selain itu, ada bunga matahari dan tanaman2 hijau di dalamnya. Oh iya, di tengah2nya ada tv besar yang nggak berhenti menyiarkan liputan tentang vegetarian pastinya. Kalo dilihat dari interiornya, si Kehidupan ini cenderung disebut kafe kalo menurut saya.

Interior Kehidupan

Saya dan dia yang baru pertama kali kesini bingung juga gimana ini sistem makan disini. Pas lihat orang pada ke counter makanan baru deh kami ngeh dan menuju ke counter makanan juga. Jadi sistem makan disini tuh semi prasmanan, kita tinggal ke couner makanan trus ntar ada pegawai yang melayani, kita tinggal tunjuk2 deh mau makan apa. Untuk menunya sendiri ada beragam jenis sayuran, ‘sate’, ‘rendang’, aneka ‘ayam’, dll. Untuk makan disini saya anjurkan ambil 4 jenis sayuran karena kalo ngambil 1 atau 2 jenis tetap akan dihitung 4 sesuai dengan aturan di Kehidupan, Nasi + 4 sayur = Rp 6k. Tapi kalo ambil kurang dari 4 jenis sayuran, biasanya pegawainya akan kasih porsi lebih untuk sayurannya.

Nah, Umumnya kalo tempat makan prasmanan selalu antri dan harus menunggu lama, tapi disini enggak kok karena counter makanannya ada 2 dan pegawai yang melayani pun banyak dan sigap. Counter makanannya menarik loh, ada 4 magic jar besar untuk nasinya trus ada tulisan “tanpa MSG, tanpa BAWANG, tanpa SANTAN. Semua sayuran dicuci dengan air garam supaya pestisidanya berkurang” di tengah2 counter, acung jempol lah!

counter makanan Kehidupan

Ok kembali ke makanan saya. Biasanya kalo disuguhi prasmanan bawaannya laper mata jadi segala ditunjuk deh hehehe. Makan siang saya terdiri dari nasi, 4 sayur (tempe, brokoli, kacang merah, capcay) *nggak mau rugi*, dan 2 lauk (‘rendang’ dan ‘ayam’ kremes). Sedangkan dia, nasi dengan 3 sayur (brokoli, kacang merah, kentang) dan lauk (2 ‘sate’, ‘ayam saus teriyaki’, ‘chicken roll’, ‘ayam something’ *lupa namanya*). Jeeeeng ternyata kali ini yang laper mata dia hahhaha. Kelar pilih makanan langsung menuju kasir yang ada di ujung counter, total makan siang kami berdua Rp 49k. Dia genapin jadi Rp 50k bwt pegawainya *genit yah kamuuuu*. 

Kelar bayar, kami langsung ambil makanannya dan menuju meja. Trus saya ambil sendok, garpu, air minum, dan perbumbuan (kecap dan saus) yang ada di dekat counter makanan. Yup, disini nggak ada menu minuman tapi disediakan galon besaaaaaar berisi air mineral yang bisa sepuasnya kita ambil, gratis pula, woow. Semua persiapan makan sudah siap, berdoa dulu dipimpin dia *tumben noy, hahhaha*.

*FOOD + TASTE

air mineral, saus tomat, saus sambal, dan kecap ambil sendiri (free)

Makanan saya

Makanan dia

Semua makanannya enak beuuuud *alaynya keluar lagi*. Nasinya panas, brokoli dan capcaynya fresh, kacang merahnya empuk dan enak, tempenya dipotong kecil tapi tebel dan bumbunya enak, rendangnya empuk dibanding rendang beneran tapi enak dan bumbu rendangnya rendang banget pedes banget deh, ayam kremesnya crunchy dan enak juga. Trus makanannya dia juga enak2 terutama si ayam something yang saya nggak apa namanya itu. Pokoknya enak semua dan dia juga setuju dengan pendapat saya (rate: 5/5).

Intinya makan siang kali ini alhamdulillah saya dan dia puas dengan makanannya. Eh tapi ada kurangnya deng, nggak ada nasi merah. Coba kalo ada nasi merah, makin sehat deh makannya, semoga ke depannya ada yah🙂

Well, Kehidupan tidak pernah berakhir sekarang masuk dalam list kuliner vegetarian wajib saya selain Ahimsa.   Mari mari mariii yang mau makanan sehat boleh nih coba ke Kehidupan. Selamat makan~

Overall, Kehidupan tidak pernah berakhir:
(+) Tempat luas, bagus, dan bersih
(+) Makanannya enak, beda, dan sehat tentunya
(+) Harga terjangkau
(+) Pelayanan bagus
(-) Tidak ada nasi merah

*CONCLUSION: Come again? Yes.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 9, 2012 in Bandung, Kuliner, Vegetarian

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: