RSS

Al Jazeerah Restaurant & Cafe

30 Jan

*INTRO
Akhir tahun 2012 sampai Januari 2013 saya liburan di Jakarta, nah beberapa postingan ke depan saya akan review kuliner Jakarta. Tempat kuliner pertama saya adalah Al Jazeerah Restaurant & Cafe.

*PLACE + SERVICE + MENU + PRICE
Al Jazeerah Restaurant & Cafe beralamat di Jl. Raden Saleh No. 58 (Cikini), Jakarta Pusat. Dari namanya aja udah jelas kalo Al Jazeerah ini adalah restoran Timur Tengah. Al Jazeerah berdiri sejak tahun 2006, pada tahun 2010 mendapatkan penghargaan sebagai Restoran Internasional Indonesia.

Al Jazeerah adalah restoran bintang lima yang memiliki fasilitas restoran yang tergolong lengkap dan berkelas. Fasilitasnya sendiri ada VIP room, family room, ruang makan khusus perempuan bercadar, money changer, rent car, delivery order, sampai pemesanan tiket hotel dan pesawat. Adapun cafenya yang dikhususkan untuk yang mau santai sambil menghisap shisha atau sekedar ngopi.

Eksteriornya cukup ‘Arab’ tapi interiornya nggak terlalu ‘Arab’. ruangan didominasi warna merah dan nude, pencahayaannya kurang terang.

Al Jazeerah Restaurant & Cafe tampak dari luar

Awal cerita saya bisa ke resto ini karena waktu itu saya dan dua teman pergi ke Senci jam 22.00 wib untuk cari makan tapi ternyata semua resto dan food court disana sudah tutup. Karena teman saya ingin makan makanan Timur Tengah, saya pun browsing resto yang buka 24 jam selain fast food, cukup banyak juga *yaiyelah, jekarda gitoh*, pilihan kami pun jatuh pada Al Jazeerah. Al Jazeerah buka setiap hari dari jam 09.00 wib s/d jam 02.00 wib.

Segmen pasar Al Jazeerah adalah kalangan ekspaktriat, pebisnis, dan keluarga. Dan bener aja, pas saya kesana mayoritas pengunjung adalah orang Arab. Kerennya, mayoritas pelayan fasih berbahasa Arab. Oh iya, mayoritas pelayannya wanita.

Untuk menunya, Al Jazeerah menyediakan menu Timur Tengah seperti nasi biryani, nasi mandi dengan pilihan daging kambing, ayam, sampai onta yang diimpor langsung dari Arab! Makan Indonesia pun ada walau nggak banyak, antara lain nasi goreng spesial dan nasi goreng seafood. Untuk pilihan main course, appetizer, dan minuman cukup beragam tapi sayang pilihan dessertnya sedikit, kurang dari 5 jenis dessert.

Range harga makanannya mulai dari Rp 25k s/d Rp 120k, exclude tax & service 16%. Mahal sih tapi sebanding kok dengan kualitas dan rasa makanannya.

Saya sendiri selama di Jakarta kemarin berkunjung ke Al Jazeerah terhitung sudah 3 kali. Yang pertama pas tengah malam, waktu itu order nasi goreng spesial dan green tea karena masih nggak tertarik sama menu Timur Tengahnya. Kunjungan kedua pas siang hari, saya ngedessert Um Ali. Kunjungan ketiga pas tengah malam, take away nasi mandi laham. Beda dengan saya, 2 teman saya selalu order menu Timur Tengah komplit mulai dari salad, yoghurt, mandhi laham, biryani laham, roti Arab *lupa namanya*, dan sup Arab *lupa namanya juga*, dll.

Setiap berkunjung ke Al Jazeerah pelayanannya nggak pernah mengecewakan, apalagi pas take away, orderan sudah jadi dan dibungkus dengan rapi kurang dari 10 menit.

*FOOD + TASTE

Nasi Goreng Spesial + Green Tea *dalam poci*

  • Nasi Goreng Spesial : harga berkisar di Rp 30k (before tax),  nasi goreng spesial ini adalah menu Indonesia. Menu ini adalah menu nasi dengan porsi paling sedikit di Al Jazeerah, padahal saya makan nasi ini aja habis setengahnya aja karena banyak banget porsinya. Nasi gorengnya sudah dicampur dengan mix vegetable, disajikan panas dan nggak berminyak, bumbunya beneran spesial deh nggak kayak nasi goreng lain. Untuk pendamping nasi goreng ini ada telur mata sapi, acar timun, sepotong ayam goreng, dan emping. Telor mata sapinya enak, ayam gorengnya enak juga karena crunchy. Pokoknya menu ini enak dan bikin kenyang deh! (rate: 5/5).
  • Green Tea : harga berkisar di Rp 20k (before tax), disajikan di dalam poci dengan 2 gelas kecil dan gula sachet terpisah. Green teanya panas, tapi sayang aroma green teanya nggak strong (rate: 3/5).
  • Um Ali : harga bekisar di Rp 20k (before tax), untuk makanan ini saya lupa foto *maaf pemirsah*. Um Ali adalah dessert Timur Tengah, Um Ali ini sekilas nggak beda sama puding roti. Um Ali disajikan panas dalam mangkuk ukuran medium, isinya ada roti croissant, fresh milk, dan kismis. Sayang rasanya nggak manis (rate: 3/5)
  • Mandi Laham : harga berkisar di Rp 70k (before tax), makanan ini saya lupa foto juga *maaf lagi pemirsah*. Mandi laham adalah menu Timur Tengah, porsinya standar porsi nasi Al Jazeerah alias porsi makan orang Arab. Kalo dine in, mandi laham ini disajikan dalam mangkuk gede banget plus tutup mangkuknya, saya aja shock pas pertama kali lihat, untuk perut Indonesia seporsi gitu bisa buat bertiga. Mandi (nasi Arab warna putih), Laham (daging kambing) jadi Mandi Laham ini adalah nasi yang diberi bumbu gurih ala Timur Tengah, disajikan dengan beberapa potong daging kambing yang dimasak di bawah tungku dan semangkuk masala (bumbu curry ala Timur Tengah). Take away pun porsinya sama dengan dine in, disajikan masih panas pula. Nasinya gurih trus daging kambingnya nggak bau amis, banyak, dan empuk. Sedangkan untuk masalanya menurut saya nggak pedas. Sebenernya saya udah bilang teman saya untuk order nasi mandi dengan daging ayam untuk saya, tapi ternyata dia orderkan saya mandi laham, katanya gizi daging kambing lebih bagus dibanding daging ayam, dan mau nggak mau dimakan juga walupun habis cuman 1/4 porsi *yaiyalah secara itu porsi orang Arab* (rate: 4/5).

Overall, Al Jazeerah Restaurant & Cafe:
(+) Beragam menu Timur Tengah dan Indonesia
(+) Porsi banyak, rasa enak
(+) Pelayanan bagus
(+) Tempat luas
(+) Tutupnya jam 02.00 wib
(-) Harga mahal + tax & service

*CONCLUSION: Come again? Yes.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 30, 2013 in Jakarta, Kuliner

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: